Berita

post img post img post img post img post img post img post img

Adhi Persada Properti Jalin Kerjasama Bisnis dengan Jetstar Asia Airways

19 April 2018 - Corporate

Singapura, 19 April 2018 - Ekonomi Singapura memang melesat sepanjang tahun 2017Namun pertumbuhan ekonomi di kuartal IV-2017 menyisakan satu sinyal kecil tentang perlambatan ekonomi Singapura. Negara pulau ini mencatat, sepanjang tahun lalu ekonomi tumbuh 3,6%. Realisasi ini diatas estimasi analis yang memproyeksikan hanya tumbuh 2,9%.

 

Survei yang dilakukan oleh Singapore Business Federation terhadap 1.100 perusahaan di Singapura menyebutkan, bahwa lebih dari separuh dari mereka menempatkan Indonesia pada posisi pertama sebagai negara tujuan berbisnis. Selain alasan pembangunan infrastruktur dan konektivitas yang terus dikembangkan Pemerintah Indonesia, kondisi demografi Indonesia menjadi faktor yang dipertimbangkan oleh perusahaan-perusahaan Singapura.

 

Penguatan ekonomi Singapura menjadikan pebisnis singapura menjadi incaran pebisnis Indonesia, khususnya di sektor properti. Regulasi pemerintah Indonesia berupa Peraturan Pemerintah Nomor 103 tahun 2015 tentang Pemilikan Rumah Tempat Tinggal atau Hunian oleh Orang Asing yang Berkedudukan di Indonesia, cukup memberikan kelonggaran dalam hal kepemilikan properti oleh warga asing. Situasi ini semakin memberikan stimulus terhadap masuknya pebisnis Singapura ke sektor properti di Indonesia

 

Pengamat properti David Cornelis mengatakan, “Naiknya kuantitas warga Negara asing yang berbisnis di Indonesia, menjadi pendorong permintaan kebutuhan hunian bagi warga Negara asing yang kian melonjak. Kebijakan Pemerintah mengenai kepemilikan properti bagi warga negara asing ini, akan mendorong investasi asing di sektor properti, sehingga pasar properti nasional lebih bergairah. ”

 

Data dari US News bertajuk 2018 Best Countries tentang negara-negara terbaik untuk investasi, menempatkan Indonesia berada di urutan kedua dibawah Filipina. Hasil survey ini menujukkan, bahwa Indonesia akan menjadi pilihan bagi para pemodal asing untuk investasi.

 

PT Adhi Persada Properti (APP), anak usaha BUMN PT Adhi Karya (Persero) Tbk, serius membidik market warga singapura ini, dengan melakukan kerjasama dengan Jetstar Asia Airways. Kerjasama yang ditandatangani di Singapura, 19 April 2018 ini berupa pemasangan branding logo PT Adhi Persada Properti, di badan pesawat yang dimiliki oleh Jetstar Asia Airways.

 

Agus SitabaDirektur Utama APP mengatakan, Para pebisnis Singapura, merupakan market yang sangat potensial. Mereka yang setiap minggu melakukan perjalanan bisnis dari Singapura ke Jakarta, pasti membutuhkan hunian selama berbisnis di Jakarta. Dibandingkan harus tinggal di hotel, mereka akan lebih murah apabila tinggal di apartemen. Selain sebagai hunian, warga asing bisa memanfaatkan properti di Indonesia sebagai tempat untuk berinvestasi. Bagi para pebisnis, tentu mereka akan selektif dalam menanamkan investasinya.

 

Jetstar Asia Airways, merupakan maskapai low cost currier (LCC) yang berpusat di Singapura. Maskapai yang mayoritas sahamnya dimiliki Qantas Airways ini, memiliki jadwal penerbangan Singapura – Jakarta setiap hari. Dengan harga tiket yang terbilang dibawah maskapai lain, Jetstar Asia Airways menjadi pilihan bagi pebisnis Singapura yang memiliki bisnis di Indonesia.

 

Agus Sitaba menambahkan, “Bagi para pebisnis, mereka akan melihat gain yang didapat dari sebuah investasi. Dan produk-produk APP, mampu memberikan keuntungan dalam hal investasi. Dengan rata-rata gain 15%- 22% persen per tahun,  serta beragam project yang dimiliki APP, tentu ini sesuatu yang menarik buat para pebisnis dan investor singapura, untuk berinvestasi di produk-produk APP. Sebagai contoh, project kami The Padmayana, sudah mengalami kenaikan 11% dari harga perdana beberapa bulan lalu yaitu 2,8 Milliar, saat ini harganya mencapai 3,2 Milliar.”

 

APP sebagai anak usaha BUMN PT Adhi Karya (Persero) saat ini memiliki beberapa project yang tengah berjalan, baik itu Apartemen, Landed House, serta Commercial Area. Dengan track record lebih dari 15 tahun, APP telah berpengalaman dalam membangun properti.