Berita

post-img

Adhi Persada Properti Dukung Program Pemerintah dengan Membangun Hunian Masyarakat melalui Skema FLPP

22 May 2019 - Corporate

Jakarta (22/5) – Pemerintah pusat di tahun 2019 ini menargetkan membangun rumah sebanyak 1.250.000 unit. Pembangunan hunian masyarakat ini mengalami peningkatan setelah di tahun 2018 menargetkan pembangunan sebanyak 1 juta unit. Angka kenaikan itu terbilang wajar, dikarenakan kebutuhan hunian masyarakat yang terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.

  

Untuk mencapai target pembangunan hunian tersebut, tentu bukan pekerjaan yang mudah untuk pemerintah. Perlunya adanya kerjasamadan koordinasi antar sektor untuk bisa saling mendukung program pembangunan hunian ini. Keterlibatan pengembang swasta serta lembaga pembiayaan, akan menjadi penting dalam merealisasikan program yang diharapkan memecahbacklogkebutuhan hunian masyarakat ini.

 

Salah satu program yang berjalan adalah programperumahan bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), yang kepemilikannya dibiayai dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Program ini, menawarkan skema pembelian hunian dengan suku bunga tetap (fixed rate) sebesar 5% dengan tenor sampai 20 tahun. Adapun batas kreditnya adalah Rp350 juta dengan uang muka 1%.

 

Skema FLPP ini mendapatkan respon beragam dari perusahaan peengembang. Salah satu pengembang yang turut membangun hunian dengan skema FLPPadalah PT Adhi Persada Properti (APP). Anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk yang selama ini dikenal sebagai pengembang Apartemen Kampus, kini juga turut mengembangkan hunian untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

 

Pulung PrahastoDirektur Teknik dan Pengembangan Usaha PTAdhi Persada Properti mengatakan, “Kami melihat bahwa FLPP ini merupakan salah satu solusi bagi masyarakat, khususnya yang berpenghasilan rendah untuk dapat memiliki hunian. Dan APP sebagaideveloperyang notabene adalah anak usaha BUMN, apa yang kami lakukan ini adalah perwujudan BUMN Hadir untuk Negeri, dimana kami hadir untuk membangun hunian bagi masyarakat”

 

Beberapa waktu yang lalu, Bank Indonesia merilis Survey Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) kuartal 1 tahun 2019,  dimana terjadi peningkatan pertumbuhan penyaluran FLPP dalam 2 tahun terakhir, yaitu dari 158,17 % menjadi1.524 %. Sementara itu, data dari Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan PerumahanKementerian PUPR menunjukkan, dalam rentang Januari sampai April 2019, dana FLPP yang tersalurkan sebesar Rp3,5 Triliun yang digunakan untuk pembiayaan rumah sebayak 36.480 Unit. Sementara itu, secara total dari tahun 2010 hinggaApril 2019, total dana yang telah disalurkan pemerintah melalui FLPP inimencapai Rp40,32 Triliun, dengan realisasi untuk membiayai 614.247 rumah.

 

Pulung Prahasto menambahkan, “Proyek yang saat ini kami kembangkan dan dipasarkan dengan menggunakan fasilitas FLPP adalah Apartemen Mardhika Park, yang berlokasi di Tambun, Bekasi. Hunian ini memang kami kembangkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah, serta para pekerja yang bekerja di kawasan industri di sekitar Tambun.  Total unit yang kami pasarkan melalui FLPP mencapai 795 unit, dengan kisaran harga Rp200 juta.

 

Apartemen Mardhika Park merupakan kawasan yang dikembangan oleh APP dilahan seluas ±1,5 Ha, yang pada pengembangan pertama saat ini terdiri dari 3 tower. Untuk tower I, total unit yang tersedia mencapai 388 Unit, untuk Tower II mencapai 417 unit, dan tower 3 mencapai 414 Unit. Dari Total unit yang tersedia, sebanyak 40% diantaranya dipasarkan dengan skema FLPP. Sejak dilakukangroundbreaking di bulan Maret Tahun 2017, kini pekerjaan konstruksi mencapai 73,71%,  diperkirakan 3 tower yang direncanakan akan selesai pembangunannya pada bulan September 2019, dan mulai serah terima bulan Agustus 2019.

 

Kiswo Joedi, Project Director Mardhika Park mengatakan, “Sampai dengan saat ini,dari total unit yang ada, telah terjual sebanyak 749 unit , dan 490 unit diantaranya menggunakan skema FLPP, 160 telah lolos di PUPR, dan 156 unit telah diverifikasi pihak bank. Untuk mendukung program ini, kami telah bekerja sama dengan beberapa perbankan nasional.

 

Dengan dikembangkannya Mardhika Park yang menyasar pasar masyarakat berpenghasilan rendah ini, akan menambah portfolio proyek yang selama ini telah dikembangkan APP. Sebelumnya, APP telah sukses dibeberapa project baik itu Apartemen Mahasiswa, Kawasan Mixed Used, ApartemenHigh End/Premium, Hunian Tapak, serta kawasan komersial.

 

########